Tampilkan postingan dengan label Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2015

Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara

Istriku, Aku Mencintaimu

Post By : Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara

Kendati dirinya telah keliling dunia, bahkan hampir tidak ada negara baru di dalam peta, dan terlalu sering naik pesawat terbang sehingga seperti naik mobil biasa, namun istrinya belum pernah naik pesawat terbang kecuali pada malam itu. Hal itu terjadi setelah 20 tahun pernikahan mereka. Dari mana? Dan kemana? Dari Dahran ke Riyadh. Dengan siapa? Dengan adiknya yang orang desa dan bersahaja yang merasa dirinya harus menyenangkan hati kakaknya dengan semampunya. Ia membawa wanita itu dengan mobil bututnya dari Riyadh menuju Dammam. Pada waktu pulang, wanita itu berharap kepadanya agar ia naik pesawat terbang. Wanita itu ingin naik pesawat terbang sebelum meninggal. Ia ingin naik pesawat terbang yang selalu dinaiki Khalid, suaminya, dan yang ia lihat di langit dan di televisi.

Sang adik mengabulkan keinginannya dan membeli tiket untuknya. Ia menyertakan putranya sebagai mahramnya. Sementara ia pulang sendirian dengan mobil sambil diguncang oleh perasaan dan mobilnya.

Malam itu Sarah tidak tidur, melainkan bercerita kepada suaminya, Khalid, selama satu jam tentang pesawat terbang. Ia bercerita tentang pintu masuknya, tempat duduknya, penerangannya, kemegahannya, hidangannya, dan bagaimana pesawat itu terbang di udara. Terbang!! Ia bercerita sambil tercengang. Seolah-olah ia baru datang dari planet lain. Tercengang, terkesima, dan berbinar-binar. Sementara suaminya memandanginya dengan perasaan heran. Begitu selesai bercerita tentang pesawat terbang, ia langsung bercerita tentang kota Dammam dan perjalanan ke sana dari awal sampai akhir. Juga tentang laut yang baru pertama kali dilihatnya sepanjang hidupnya. Dan juga tentang jalan yang panjang dan indah antara Riyadh dan Dammam saat ia berangkat. Sedangkan saat pulang ia naik pesawat terbang. Pesawat terbang yang tidak akan pernah ia lupakan unuk selama-lamanya.

" Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara"


    Ia bercerita sambil tercengang. Seolah-olah ia baru datang dari planet lain. Tercengang, terkesima, dan berbinar-binar. Sementara suaminya memandanginya dengan perasaan heran.

Ia berlutut seperti bocah kecil yang melihat kota-kota hiburan terbesar untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Ia mulai bercerita kepada suaminya dengan mata yang berbinar penuh ketakjuban dan kebahagiaan. Ia melihat jalan raya, pusat perbelanjaan, manusia, batu, pasir, dan restoran. Juga bagaimana laut berombak dan berbuih bagaikan onta yang berjalan. Dan bagaimana ia meletakkan kedua tangannya di air laut dan ia pun mencicipinya. Ternyata asin… asin. Pun, ia bercerita bagaimana laut tampak hitam di siang hari dan tampak biru di malam hari.

“Aku melihat ikan, Khalid! Aku melihatnya dengan mata kepalaku. Aku mendekat ke pantai. Adikku menangkap seekor ikan untukku, tapi aku kasihan padanya dan kulepaskan lagi ke air.

Ikan itu kecil dan lemah. Aku kasihan pada ibunya dan juga padanya. Seandainya aku tidak malu, Khalid, pasti aku membangun rumah-rumahan di tepi laut itu. Aku melihat anak-anak membangun rumah-rumahan di sana. Oh ya, aku lupa, Khalid!” ia langsung bangkit, lalu mengambil tasnya, dan membukanya. Ia mengeluarkan sebotol parfum dan memberikannya kepada sang suami. Ia merasa seolah-olah sedang memberikan dunia. Ia berkata, “Ini hadiah untukmu dariku. Aku juga membawakanmu sandal untuk kau pakai di kamar mandi.”

    Ia mengeluarkan sebotol parfum dan memberikannya kepada sang suami. Ia merasa seolah-olah sedang memberikan dunia.

Air mata hampir menetes dari mata Khalid untuk pertama kali. Untuk pertama kalinya dalam hubungannya dengan Sarah dan perkawinannya dengan sang istri. Ia sudah berkeliling dunia tapi tidak pernah sekalipun memberikan hadiah kepada sang istri. Ia sudah naik sebagian besar maskapai penerbangan di dunia, tapi tidak pernah sekalipun mengajak sang istri pergi bersamanya. Karena, ia mengira bahwa wanita itu bodoh dan buta huruf. Apa perlunya melihat dunia dan bepergian? Mengapa ia harus mengajaknya pergi bersama?

Ia lupa bahwa wanita itu adalah manusia. Manusia dari awal sampai akhir. Dan kemanusiaannya sekarang tengah bersinar di hadapannya dan bergejolak di dalam hatinya. Ia melihat istrinya membawakan hadiah untuknya dan tidak melupakannya. Betapa besarnya perbedaan antara uang yang ia berikan kepada istrinya saat ia berangkat bepergian atau pulang dengan hadiah yang diberikan sang istri kepadanya dalam perjalanan satu-satunya dan yatim yang dilakukan sang istri. Bagi Khalid, sandal pemberian sang istri itu setara dengan semua uang yang pernah ia berikan kepadanya. Karena uang dari suami adalah kewajiban, sedangkan hadiah adalah sesuatu yang lain. Ia merasakan kesedihan tengah meremas hatinya sambil melihat wanita yang penyabar itu. Wanita yang selalu mencuci bajunya, menyiapkan piringnya, melahirkan anak-anaknya, mendampingi hidupnya dan tidak tidur saat ia sakit. Wanita itu seolah-olah baru pertama kali melihat dunia. Tidak pernah terlintas di benak wanita itu untuk mengatakan kepadanya, “Ajaklah aku pergi bersamamu!” Atau bahkan, “Mengapa ia tidak pernah bepergian?” Karena ia adalah wanita miskin yang melihat suaminya di atas, karena pendidikannya, wawasannya, dan kedermawanannya. Tapi ternyata bagi Khalid, semua itu kini menjadi hampa, tanpa rasa dan tanpa hati. Ia merasa bahwa dirinya telah memenjara seorang wanita yang tidak berdosa selama 20 tahun yang hari-harinya berjalan monoton.

    Ia merasakan kesedihan tengah meremas hatinya sambil melihat wanita yang penyabar itu. Wanita yang selalu mencuci bajunya, menyiapkan piringnya, melahirkan anak-anaknya, mendampingi hidupnya dan tidak tidur saat ia sakit. Wanita itu seolah-olah baru pertama kali melihat dunia.

Kemudian, Khalid mengangkat tangannya ke matanya untuk menutupi air matanya yang nyaris tak tertahan. Dan ia mengucapkan satu kata kepada istrinya. Satu kata yang diucapkannya untuk pertama kalinya dalam hidupnya dan tidak pernah terbayang di dalam benaknya bahwa ia akan mengatakannya sampai kapan pun. Ia berkata kepada istrinya, “Aku mencintaimu.” Ia mengucapkannya dari lubuk hatinya.

Kedua tangan sang istri berhenti membolak-balik tas itu. Mulutnya pun berhenti bercerita. Ia merasa bahwa dirinya telah masuk ke dalam perjalanan lain yang lebih menakjubkan dan lebih nikmat daripada kota Dammam, laut, dan pesawat terbang. Yaitu, perjalanan cinta yang baru dimulai setelah 20 tahun menikah. Perjalanan yang dimulai dengan satu kata. Satu kata yang jujur. Ia pun menangis tersedu-sedu.

Sumber: “Malam Pertama, Setelah Itu Air Mata” karya Ahmad Salim Baduwailan, Penerbit eLBA via shalihah.com

Artikel : Kambing Aqiqah Bekasi barat bintara
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

 

Kami Melayani #aqiqah #kambing aqiqah #Paket #layanan #jual kambing #harga #murah #bekasi utara #Tambun #bekasi utara kaliabang nangka #bekasi utara kaliabang tengah #bekasi utara Pondok Ungu #bekasi utara wisma asri #bekasi utara babelan #bekasi utara kebalen #gabus #bekasi utara seroja #Bantargebang #ciketing udik #cikiwul #sumur batu #bekasi barat bintara #bekasi barat bintara jaya #bekasi barat jaka sampurna #bekasi barat kota baru #bekasi barat keranji #Bekasi Selatan jakamulya #Bekasi Selatan jakasetia #Bekasi Selatan kayuringin jaya #Bekasi Selatan marga jaya #Bekasi Selatan pekayon jaya #Bekasi Timur aren jaya #Bekasi Timur bekasi jaya #Bekasi Timur duren jaya #Bekasi Timur margahayu #Bekasi Utara harapan baru #Bekasi Utara harapan jaya #Bekasi Utara marga mulya #Bekasi Utara Perwira #Bekasi Utara teluk pucung #Jatiasih #Jatiasih jatikramat #Jatiasih jatiluhur #Jatiasih jatimekar #Jatisampurna Jatikarya #Jatisampurna jati raden #Jatisampurna jatirangga #Jatisampurna jatiranggon #Jatisampurna #Medan Satria Harapan mulya #Medan Satria #Medan Satria kali baru #Medan Satria pejuang #Mustika Jaya #Mustika Jaya cimuning #Mustika Jaya mustika sari #Mustika Jaya pedurenan #Pondok Gede #Pondok Gede jatibening #Pondok Gede jatibening baru #Pondok Gede jaticempaka #Pondok Gede jatimakmur #Pondok Gede jatiwaringin #Pondok Melati #Pondok Melati Jatimelati #Pondok Melati jatimurni #Pondok Melati jatirahayu #Pondok Melati jati warna #Rawalumbu #Rawalumbu bojong menteng #bojong Rawalumbu #Rawalumbu pengasinan #Rawalumbu sepanjang jaya #babelan #cikarang pusat #karangbahagia #sukatani #bojong mangu #cikarang selatan #muara gembong #sukawangi #cabangbungin #cikarang utara #pebayuran #tambun selatan #cibarusah #cikarang timur #serang baru #tambun utara #cibitung #cikarang barat #setu #tambelang #cikarang barat #kedungwaringin #sukakarya #tarumajaya #Desa Babelan Kota #Desa #Bahagia #Buni Bakti #Hurip Jaya #Kebalen #Kedung Pengawas #Kedungjaya #Muara Bakti #Pantai Hurip #Karangindah #Medalkrisna #Sukabungah #Sukamukti #Bojongmanggu #Karangmulya #Jaya Bakti #Jaya Laksana #Lenggah Jaya #Lenggah Sari #Setia Jaya #Karangindah #MEdalKrisna #Bojongmanggu #Sukabungah #Sukamukti #Karangmulya #KEcamatan Cibarusah #CIbarusahjaya #Cibarusahkota #Ridogalih #Ridomanah #Sindangmulya #Sirnajati #Wibawamulya #KEcamatan Cikarang Pusat #Cicau #HEgarmukti #Jayamukti #Pasirpanji #Pasirtanjung #Sukamahi #Kecamatan Cikarang Selatan #Ciantra #Cibatu #Pasirsari #Serang #Sukadami #Sukaresmi #Sukasejati #Kecamatan Serang Baru #Cilangkara #Jaya Sampurna #Jayamulya #Nagacipta #Nagasari #Sirnajaya #Sukaragam #Sukasari #Kecamatan Setu #Burangkeng #Cibening #Cijengkol #Cikarageman #Cileduk #Kertarahayu #Lubangbuaya #MuktiJaya #Ragemanunggal #Taman Rahayu #Taman Sari #Kecamatan Cabangbungin #Jaya bakti #Jaya Laksana #LEnggah jaya #LEnggah sari #Setia Jaya #Setialaksana #Sindang Jaya #Sindangsari #KEcamatan Cibitung #Cibuntu #Kerta Mukti #Muktiwari #Sarimukti #Sukajaya #Wanajaya #Wanasari # #Kecamatan Cikarang Barat #Cikedokan #Danau Indah #Gandamekar #Gandasari #Jatiwangi #Kali Jaya #Mekar Wangi #Sukadanau #Telaga Asih #Telaga Murni #Telajung #Kecamatan Cikarang Pusat #Cicau #Hegarmukti #Jayamukti #Pasirpanji #Pasirtanjung #Sukamahi #Kecamatan Cikarang Selatan #Ciantra #Cibatu #Pasirsari #Seran #Sukadami #Sukaresmi #Sukasejati #Kecamatan Cikarang Timur #Cipayung #Hegarmanah #Jatibaru #Jatireja #Karangsari #Labansari #Sertajaya #Tanjungbaru #kecamatan Cikarang Utara #Cikarang Kota #Harja Mekar #Karang Baru #Karangasih #Karangraharja #Mekarmukti #Pasir Gombong #Simpangan #Tanjungsari #Waluya #Wangunharja #Kecamatan Karangbahagia #Karang Bahagia #Karang Rahayu #Karang Sentosa #Karang Setra #Karang Setu #Karanganyar #Karangmukti #Sukaraya #Kecamatan Kedung Waringin #Bojongsari #Karang Harum #Karang Mekar #Karang Sambung #Kedungwaringin #Mekar Jaya #Waringin Jaya #Kecamatan Muara Gembong #Jayasakti #Pantai Bahagia #Pantai Bakti #Pantai Harapan Jaya #Pantai Mekar #Pantai Sederhana #Kecamatan Pebayuran #Bantarjaya #Bantarsari #Karang Harja #Karanghaur #Karangjaya #Karangpatri #Karangreja #Karangsegar #Kertajaya #Kertasari #Sumberreja #Sumbersari #Sumberurip #kecamatan Serang Baru #Cilangkara #Jaya Sampurna #Jayamulya #Nagacipta #Nagasari #Sirnajaya #Sukaragam #Sukasari #Kecamatan Setu #Burangkeng #Cibening #Cijengkol #Cikarageman #Cileduk #Kertarahayu #Lubangbuaya #Muktijaya #Ragemanunggal #Taman Rahayu #Taman Sari #Kecamatan Sukakarya #Sukaindah #Sukajadi #Sukakarya #Sukakersa #Sukalaksana #Sukamakmur #Sukamurni #Kecamatan Sukatani #Banjar Sari #Suka Asih #Sukahurip #Sukamanah #Sukamulya #Sukarukun #Kecamatan Sukawangi #Sukabudi #Sukadaya #Sukakerta #Sukamekar #Sukaringin #Sukatenang #Sukawangi #Kecamatan Tambelang #Sukabakti #Sukamaju #Sukamantri #Sukarahayu #Sukaraja #Sukarapih #Sukawijaya #Kecamatan Tambun Selatan #Jatimulya #Lambangjaya #Lambangsari #Mangunjaya #Mekarsari #Setiadarma #Setiamekar #Sumber Jaya #Tambun #Tridaya Sakti #Kecamatan Tambun Utara #Jalenjaya #Jejalenjaya #Karangsatria #Satriajaya #Satriamekar #Sriamur #Srijaya #Srimahi #Srimukti #Kecamatan Tarumajaya #Segara Makmur #Pantai Makmur #Setia Mulya #Pusaka Rakyat #Setia Asih #Pahlawan Setia #Samudra Jaya #Segara Jaya